cara-panen-kroto

Cara Panen Kroto Yang Baik Dan Benar

Cara Panen Kroto Yang Baik Dan Benar

Air-max-run.Com –  Kroto adalah campuran telur dan larva yang dihasilkan oleh semut Rangrang . Banyak orang yang melakukan budidaya kroto karena harga kroto yang tinggi meskipun berfluktuasi. Dalam budidaya kroto pastilah ada proses pemanenan kroto, kami akan memberi cara melakukan pemanenan kroto.

Melakukan panen kroto tidak boleh sembarangan, karena semut penghasil kroto (semut rangrang) memiliki sifat yang sangat agresif. Untuk waktu penamenan kroto perlu diperhatikan bahwa masa semut rangrang melakukan proses daur telur dari sebutir pasir hingga sebesar biji beras dan kemudian menjadi larva dan kemudian menjadi pupa, membutuhkan waktu 15-20 hari.

Dengan mengetahui proses daur telur semut rangrang tersebut dapat disimpulkan bahwa kroto dapat di panen ketika dinding toples budidaya sudah terlihat banyak pupa-pupa semut yang menempel. Namun pemanenan kroto sebaiknya dilakukan setelah Anda memiliki banyak bibit kroto tapi, jika Anda ingin mencoba, Anda bisa di faunadanflora.com mengambil 1 hingga 2 toples terlebih dahulu.

Adapun cara pemanenan kroto yang baik adalah sebagai berikut:

Hal pertama ketika akan melakukan pemanenan kroto adalah menyiapkan peralatan atau media pemanenan. Alat-alat pemanenan kroto tersebut, antara lain seperti : ember plastik; kawat strimin; sarung tangan plastik; dan tepung.
Jika peralatan yang dibutuhkan dalam melakukan pemanenan kroto sudah siap maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah:

  • Taburkan tepung pada bagian dalam ember.
    Setelah tepung ditabur dalam ember selanjutnya letakkan kawat strimin di atas ember.
  • Barulah mulai ambil bibit kroto yang siap panen lalu letakkan di atas kawat strimin, goyang-goyang toples yang berisi bibit kroto, hingga kroto rontok dan semutnya akan menempel pada kawat strimin.
  • Setelah dirasa kroto sudah masuk ke ember, letakkan kembali toples semut rangrang di tempat semula dan dalam waktu kurang lebih 2 hingga 4 jam, semut rangrang akan membangun kembali sarang yang telah rusak akibat proses pemanenan.

Ketika melakukan pemanenan, jangan ambil kroto semua, sisakan sedikit untuk regenerasi. Hal tersebut juga untuk meminimalisir semut rangrang mengalami stres, karena mereka masih bisa melindungi sedikit kroto yang tersisa.

Demikian penjelasan yang diberikan tentang Cara Panen Kroto Yang Baik Dan Benar .Terimakasih telah menyimak penjelasan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan para pembaca dan informasi yang diberikan bermanfaat.

Baca Juga :