Pengertian dan Ciri Surat Resmi

Pengertian dan Ciri Surat Resmi

air-max-run.com – Di dalam suatu instansi pasti memiliki surat resmi yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan ataupun dalam menyampaikan aktivitas atau kegiatan yang sifatnya resmi. Surat resmi ialah media kemunikasi yang memberikan informai pada pihak lain yang bisa di mintai pertanggung jawaban dan keabsahan ecara hukum. Seperti surat resmi pemberitahuan, surat perusahaan, sekolah, permohonan dan lain sebagainya.

Pengertian dan Ciri Surat Resmi

Meskipun pada zaman sekarang surat sudah jarang di gunakan dalam hal pribadi itu karena hampir semua orang memakai pesan singkat atau SMS dari ponsel mereka, akan tetapi untuk kegiatan yang bersifat formal atau resmi yang akan dilakukan sebuah instansi seperti OSIS, ekolah, kerjasama dibidang bisnis antar perusahaan dan lain sebagainya pasti menggunkan surat resmi. Jadi surat resmi dalam penggunaanya lebih diutamakan pada aktivitas atau kegiatan yang sifatnya formal atau resmi.

Contohnya saat kita di haruskan membuat surat resmi saat pihak sekolah ingin mengundang pertemuan pada wali murid untuk membahas tentang kemajuan sekolah maka dalam surat resmi dengan topik tertentu sangat bermanfaat untuk emmudahkan bagi penerima surat untuk mengetahui dan memahami kegiatan yang akan dilakukan. Dan pihak lainnya dapat mempertimbangkan apakah ia akan menerima undngan tersbut atau tidak menerima undangan tersebut Mario Teguh

Ciri – Ciri Surat Resmi

1. Dalam penulisan surat resmi menggunakan bahasa baku.
2. Dalam surat resmi terdapat kop surat.
3. Terdapat tanggal surat dan alamat tujuan.
4. Surat memiliki nomor pengarsipan.
5. Hal, ialah pemberitahuan tentang isi surat tersebut.
6. Surat harus di tanda tangani dan diberi stempel badan perusahaan atau instansi terkait.
7. Dalam surat terdapat tembusan surat (bila perlu)

Demikian penjelasan singkat tentang surat resmi dan ciri dari surat resmi berikut dengan kegunaannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, sampai jumpa pada artikel selanjutnya dan jangan sungkan untuk mengirimkan kritik ataupun saran pada kami agar kami menjadi lebih baik dan untuk kebaikan bersama.

Baca Juga :

Pengertian Current Ratio dan Rumus Current Ratio

Pengertian Current Ratio dan Rumus Current Ratio

air-max-run.com – Pada kesempatan kali ini kita akan masuk dalam pembahasan tentang Current Ratio. Dan untuk lebih jelasnya berikut ini penjelasan singkatnya :

Pengertian Current Ratio

Current ratio atau rasio lancar merupakan rasio yang sangat berguna dalam mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam hal melunasi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya, dimana bisa diketahui hingga seberapa jauh sebenarnya jumlah aktiva lancar pada perusahaan bisa menjamin utang lancarnya. Semakin tinggi rasio maka akan terjamin pula utang-utang perusahaan kepada kreditur. Rasio ini sendiri digunakan dalam mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan menggunakan aktiva lancar yang mereka miliki.

Pengertian Current Ratio dan Rumus Current Ratio

Rumus Current Ratio

Ratio Current ini sendiri membandingkan antara aktiva lancar dengan hutang lancar. Current Ratio memberikan informasi tentang kemampuan dari aktiva lancar dalam menutup hutang lancar. Aktiva lancar ini meliputi kas, piutang dagang, efek, persediaan, dan aktiva lainnya. Dan sedangkan hutang lancar meliputi hutang dagang, hutang wesel, hutang bank, hutang gaji, dan hutang-hutang lainnya yang segera harus dibayarkan (Sutrisno, 2001:247).

Rumus dari current ratio yaitu :

Current Ratio = Aktiva Lancar dibagi Utang Lancar

Dengan semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, maka akan semakin tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendeknya. Jika rasio lancar 1:1 atau 100% berarti aktiva lancar dapat menutupi seluruh hutang lancar. Jadi, bisa dikatakan sehat jika rasionya berada di atas 1 atau diatas 100%. Artinya aktiva lancar harus jauh di atas jumlah dari hutang lancar (Harahap, 2002:301) profillengkap.com

Dan Penjelasan lainnya

Untuk lebih jelas lagi silahkan baca penjelasan berikut ini :

Current ratio pada PT S-P adalah sebagai berikut (dalam rupiah):
Tahun 2016 : = 1,04
Tahun 2017 : = 1,05

Ini berarti kemampuan dalam membayar utang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar pada tahun 2016 ialah setiap Rp 1 utang lancar dijamin oleh aktiva lancar Rp 1,04. Pada tahun 2017 ialah setiap utang lancar Rp 1 dijamin oleh Rp 1,05 aktiva lancar.

Itulah ulasan sekilas penjelasan tentang Pengertian Current Ratio dan Rumus Current Ratio. terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik saran kepada redaksi kami

Baca Juga :